Puri Agung Karangasem merupakan salah satu istana ( Puri ) yang ada di kota Amlapura, mempunyai keunikan terutama dalam bidang arsitektur dan juga pola menetapnya. Dilihat dari denah puri, Puri Agung Karangasem mempunyai dua tipe, yaitu pada bagian yang lebih tua memiliki denah tradisional, sedangkan pada bagian bangunan baru memiliki denah modern bahkan nama - nama bangunannya memakai nama modern seperti maskerdam dari kata amsterdam,london,betawi,yogya dan sebagainya. Dari segi arsitektur,
Pura sada terletak di desa kapal, kecamatan Mengwi, kabupaten Badung, sekitar 14 Km ke arah barat laut kota Denpasar. Lokasinya mudah di capai,hanya sekitar 300 m dari perempatan Jalan raya di bagian barat laut desa tersebut. Suasana tenang dan nyaman terasa di sini,meskipun lokasi pura terletak di tengah - tengah perkampungan penduduk.
Nama Pura Sada merupakan singkatan dari pura "Prasada" yang berasal dari adanya sebuah bangunan Candi yang bentuknya langsing, atapnya
Pura Taman Ayun terletak di desa Mengwi, kecamatan mengwi, kabupaten Badung, sekitar 18 Km sebelah utara kota Denpasar. Berdasarkan lontar Babad Mengwi, pura yang sekarang di sebut Pura Taman Ayun, dahulunya ketika baru selesei di sucikan pada tahun 1634M di namakan Pura Taman Ahyun. Kata ahyun dari akar kata "Hyun" yang berati keinginan, sehingga ahyun berati berkeinginan. Pura Taman Ahyun itulah berubah jadi kata Ayun.
Dalam lontar Dwijendra Tattwa,diuraikan bahwa danghyang
Taman Tirta Gangga dibangun pada tahun 1948 oleh Raja Karangasem Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem. Sebelum taman ini dibangun, di arial taman itu terdapat mata air besar, sehingga penduduk sekitarnya menyebut tempat itu " embukan" artinya mata air. Mata air ini difungsikan oleh penduduk dari desa-desa sekitarnya untuk mencari air minum dan tempat " pesiraman" atau " penyucian" Ida Betara ( para dewa ). Oleh karena itu, mata air dan
Denpasar adalah Ibukota Propinsi Bali sejak tahun 1960, dahulu ibukota kerajaan Badung yang mengontrol wilayah bagian selatan Pulau Bali dari akhir abad ke - 18 sampai di taklukan oleh Belanda pada tahun 1906. Wilayahnya meliputi wilayahh kabupaten Badung, tetapi setelah terbentuk kota madya ( sekarang menjadi kota), wilayahnya tinggal setengahnya. Denpasar adalah tempat kantor Gubernur Bali beserta semua kantor - kantor, baik swasta maupun kantor pemerintahan yang penting seperti telekomunikasi,